11 Oktober 2018 09:23 wib

Medan 9 Oktober 2018

Prodi Sosiologi Agama Fakultas Ilmu Sosial UIN sumatera Utara menyelenggakaran kegiatan workshop Internasional tentang "Kekerasan Berbasis Gender" pada tanggal 9 Oktober 2018 di Aula Gedung FIS Lt. 2.

Adapun pembicara yang dihadirkan dalam acara ini antara lain: Opor Srisuwan (Thailand) dan Rei Frida Amelia (Indonesia), mereka berdua tergabung dalam Asian Peacebuilder Scholarship yang sedang melakukan penelitian tentang kekerasan berbasis gender di tempat pengungsian di Costarica dan Indonesia, khususnya di Medan. pembicara lainnya adalah Rebecca Sinaga dan Dwita Ariyani dari perwakilan UNHCR di Medan. Acara ini diikuti oleh 120 Mahasiswa Sosiologi Agama semester 1 dan 3. 

Dalam penyampaiannya Opor Srisuwan mengatakan bahwa kajian-kajian mengenai kekerasan berbasis gender perlu mendapatkan perhatian lebih dari para pengkaji dan sarjana, sehingga berbegaia pendekatan bisa muncul sebagai solusi penyelesaian masalah kekerasan. Perang merupakan masalah utama penyebab terjadinya migrasi besar-besaran, dan memunculkan persoalan lanjutan berupa pengungsi. Fenomena ini adalah masalah internasional dan masalah kemanusiaan yang menjadi perhatian internasional sehingga dibutuhkan kontribusi dari berbagai pihak untuk terlibat mengatasi persoalan ini.

Rebecca Sinaga memperkenalkan misi UNHCR dalam menangani problematika pengungsi. Presentasi ini memberikan perspektif berbeda bagi mahasiswa untuk mengambil langkah lanjutan. salah seorang mahasiswi Sosiologi Agama, Munawiranti mengatakan bahwa dirinya penasaran dan ingin sekali memberikan kontribusi dalam kerja-kerja kemanusiaan seperti ini.

Dr. Irwansyah mengatakan bahwa kegiatan ini kami maksudkan sebagai penunjang wawasan bagi mahasiswa selain dari yang mereka dapatkan di dalam kelas. Selain itu, Kegiatan ini membantu mahasiswa untuk mengembangkan skill terapan yang berguna untuk kerja-kerja kesukarelaan, kemanusiaan. Dr. Muhammad Dalimunthe selaku WD I, mewakili pihak dekanat Fakultas Ilmu Sosial menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini dan memotivasi mahasiswa agar terus meningkatkan kemampuan bahasa asing sebagai salah penunjang daya saing mereka di dalam kerja-kerja kemasyarakatan, apa lagi yang bersifat internasional. Sebagaimana Visi Misi Bapak rector UIN Sumatera Utara Prof. Dr. KH. Saidurrahman dalam pengembangan proyek internasionalisasi kampus di mana salah satunya adalah mahasiswa memiliki wawasan dan pergaulan global.